Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

Pemenang Lomba Blog Guru Dikmen BPTIKP 2015

Gambar
Alhamdulillah lomba blog guru untuk jenjang dikmen yang dilaksanakan tanggal 26-27 agustus 2015 sudah selesai. lomba yang diikuti oleh 31 finalis ini dilaksanakan di wisma BPTIKP Ngaliyan semarang. acara hari pertama yaitu persentasi masing peserta lomba dari sini saya mendapat banyak inspirasi, dengan mendengarkan komentar para dewan juri terhadap karya yang disajikan. acara haripertama selesai sekitar pukul 09.00 malam. Hari berikutnya seluruh peserta dibawa ke Gedung BPTIKP yang baru, yaitu di jl. Tarupolo Tengah No.7 Gisikdrono Semarang Barat, di sana seluruh peserta diajak berkeliling melihat semua yang ada di BPTIKP, dan mendapat pengarahan dari panitia tentang pengembangan media belajar baik untuk SMK maupun SMA. selesai acara kami berfoto foto disekitar gedung BPTIK yang baru.   akhir acara saya dipanggil untuk menandatangani beberapa lembar kertas, di sana tertulis jelas nama saya sebagai pemenang kedua lomba blog guru tingkat Jateng. Serasa tak percaya, tangan gemetar ham...

Insiden kampung Pulo siapakah yang salah?

Gambar
Akhir akhir ini banyak media memberitakan tentang insiden kampung pulo, kira kira siapa yang salah ya? kalau kita lihat darisisi historinya kampung pulo sudah sering mengalami banjir, dan hampir setiap tahun. kok pada betah ya, Kenapa Kampung Pulo Selalu Banjir dan Paling Parah Banjirnya? Ya jelas banjir. Lebar Kali Ciliwung di daerah Bidaracina (Gang Asem, Kebon Sayur, dsb) yang lebarnya mencapai 38 meter, saat di Kampung Pulo menyempit hingga tinggal 6 meter saja. Artinya, yang 32 meter lagi ke mana? Harusnya sungai itu makin ke hilir makin lebar. Sebaliknya wilayah di sekitar Banjir Kanal Timur yang biasanya banjir, sekarang banyak yang terbebas dari banjir. Ini karena BKT yang lebarnya bisa mencapai 75 meter itu begitu dalam sehingga mampu menampung air banjir di wilayah sekitarnya. gambar diatas Ini dari Google Map ketahuan kali Ciliwung dari lebar 38 meter menyempit di Kampung Pulo jadi 6 meter saja. Jadi analisa harus benar sehingga solusinya tepat. Insiden kerusuhan ...

Pesepeda cegat konvoi Moge, ingatkan kita patuhi Lalulintas

Gambar
Sahabat geomedia baru baru ini aksi seorang pesepeda berbaju hitam menghadang laju konvoi Moge di sebuah perempatan jalan di Yogya ramai diperbincangan publik di media sosial. Mulai dari twitter sampai path, aksi pemuda itu banyak dipuji. banyak pengguna sosial mendukung aksi pemuda itu. Di dalam foto dan perbincangan yang beredar itu, si pemuda menegur sejumlah pengendara moge (Motor Gede). Para pengguna motor gede itu memang tengah konvoi menuju Prambanan dan melintas sejumlah ruas jalan di Yogya. Namun saat di perempatan jalan di lampu merah banyak yang tak tertib. Para pengguna motor gede itu mendapat teguran dari pemuda itu. Dia meminta dan mengimbau pemoge yang konvoi agar tertib.Pemuda itu bahkan memasang sepedanya di tengah jalan.Ada terlihat beberapa petugas polisi di lokasi. Aksi pemuda itu juga mendapat tanggapan ramai. bagaimana jika hal tersebut  terjadi pada kita? Sahabat geomedia  hal tersebut diatas adalah salah satu contoh seorang pemuda yang berkarakter, warg...

Urgensi Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah

Gambar
Banyak orang belajar disekolah tapi sedikit yang dapat menjiwai ilmu disekolah, Sebagai contoh Orang belajar agama tapi tidak religius, Orang belajar bahasa, tapi kalo berbicara asal ngomong.  Orang belajar geografi tapi kuper dan tidak peduli pada  lingkungan sekitar. Hal itu menggambarkan, pendidikan tidak menjadi karakter bagi pembelajarnya sendiri. Orang belajar ilmu sosial, tetapi bersikap hewani. Hal itu menunjukkan gagalnya internalisasi nilai pendidikan, dan gagalnya pendidikan karakter. Istilah pendidikan karakter mulai populer di Indonesia Sejak tahun 2010. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengharapkan mulai dari pendidikan dasar, menengah sampai perguruan tinggi mengembangkan model pendidikan karakter.  Lantas,  apa  yang dimaksud dengan pendidikan karakter ? Dalam tulisaan ini, kita akan melihat dari sumber nilai karakter.  Maka, dengan berlandaskan pada pemikiran ini, kita akan menemkan ada dua jenis makna pendidikan karakter. Pertama, kar...

Peran SM-3T dalam Membentuk Guru Berkarakter

Gambar
Program SM-3T pertama kali dimulai program SM-3T pada tahun 2010 lalu. SM-3T (Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal) adalah suatu program pengiriman sarjana kedaerah terpencil  sebagai upaya pemerintah membantu daerah 3T dalam menunjang peningkatan kualitas pendidikan. Dengan kondisi yang sangat trerbatas para sarjana baru akan bergelut untuk mengentaskan masyarakat   dari buta huruf, daerah yang pendidikannya masih rendah. Di daerah-daerah seperti itulah peserta SM3T di tempatkan. Contohnya Aceh, Papua, NTT, Natuna dll program ini menurut saya sangat efektif untuk memecahkan permasalahan ketimpangan pendidikan didaerah pelosok dengan daerah kota, Bila dilihat dari animo pertahun, peserta SM-3T semakin meningkat. Hal ini membuktikan bahwa keterpanggilan para sarjana di Indonesia. untuk mengikuti program ini semakin tinggi. Selain itu, memang bagi yang dinyatakan lulus nantinya akan mendapatkan fasilitas yang cukup untuk mengikuti program SM3T ini did...